BRALINGislamic- Pegawai Bank merupakan profesi yang terlihat mulia dihadapan manusia. Pakaian rapi, kendaraan mewah, serta penampilan yang menarik, membuat orang merasa kagum saat melihat pegawai bank. Apalagi bila bank tersebut merupakan bank yang memiliki nama, pasti profesi tersebut akan terlihat begitu luar biasa bagi pandangan orang.
Namun berbeda dengan seorang PSK. Penampilan seperti apapun akan di anggap sangat hina dilingkunganya. Secantik apapun mereka, sebaik apapun mereka, sekaya apapun mereka, tetap saja akan di anggap buruk oleh setiap orang.
Meski kedua profesi tersebut bisa dikatakan saling bertentangan di mata manusia, namun bagaimana menurut pandangan Islam sendiri?
"Ditinjau dari hukum Islam, kedua profesi tersebut memang sama-sama haram hukumnya. Seperti yang sudah dijelaskan didalam Al-Quraan. Namun, diantara kedua profesi tersebut, manakah yang paling buruk dihadapan Allah SWT?
Berikut ini dampak buruk yang akan diakibatkan oleh kedua profesi tersebut.
* Pegawai Bank*
Tidak dipungkiri lagi bahwa kebutuhan manusia akan pelayanan keuangan yang diberikan pihak bank sangat membantu masyarakat dalam melakukan transaksi, maupun menyimpan uang didalam Bank.
Namun, adanya sisetem RIBA yang diterapkan oleh sejumlah bank konvensional di Indonesia, membuat bank konvensional menjadi jalan termudah bagi seseorang untuk terjun kedalam neraka.
Didalam Al-Quraan dijelaskan, bahwa riba merupakan satu-satunya dosa yang pelakunya akan diperangi oleh Allah dan Rosulnya. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam Al-Quraan Surah Al-Baqoroh ayat 275-280.
Banyak sekali ayat dan hadist yang menjelaskan tentang haramnya riba bagi kaum muslimin. Hal ini tentu harus menjadi sebuah peringatan yang benar-benar harus kita hindari.
Selain itu, pelaku riba juga akan diancam kekal berada didalam neraka. Bahkan, riba juga akan membawa pelakunya kedalam kehancuran, bukan hanya di akhirat melainkan juga di dunia.
Sebagai umat muslim, tentu kita harus menjauhi dosa tersebut. Karena jelas, kita dilarang untuk tolong-menolong dalam kemaksiatan. Hal inilah yang membuat profesi seorang pegawai bank menjadi haram, karena menyebar luaskan sebuah kemungkaran kepada orang lain. Meski ada yang berfikir bahwa pegawai bank sangat membantu, namun lebih banyak mudharat yang diberikan, dari pada manfaatnya.
Dampak buruk dari seorang pegawai bank bukan hanya merusak ekonomi, melainkan juga dapat merusak agama seseorang.
Riba, dosa yang harus dihindari, justru terus-menerus ditawarkan kepada umat muslim lainya. Mereka terus menawarkan pinjaman dengan membebankan bunga kepada para krediturnya.
Bila hal ini terus-menerus terjadi, tentu akan menimbulkan sebuah kerusakan yang luar biasa. Bukan hanya bagi para pelakunya, melainkan ekonomi dan agama suatu bangsa juga bisa hancur, karena dosa riba yang terus mereka sebar luaskan hingga ke pelosok perkampungan.
Generasi kita pun akan terus-menerus hidup dalam kubangan riba, karena ulah mereka yang terus-menerus berkeliling menawrkan dosa tersebut.
Para pegawai bank terus menyeret orang lain untuk masuk kedalam kubangan dosa besar yang pelakunya akan diperangi oleh Allah dan Rosulnya.
Selain itu, penghasilan yang didapat dari transaksi riba, juga sudah jelas keharamannya. Baik itu, peminjamnya maupun pegawainya.
Setiap orang yang meminjam uang dengan dibebankan bunga kepada krediturnya, maka uang yang dipinjam merupaka uang haram yang tidak boleh digunakan.
Bayangkan, satu dirham riba yang dimakan, maka dosanya setara dengan 36 kali berzina dengan ibu kandung sendiri.
Jadi sudah jelas, bahwa banyak sekali dosa yang ditimbulkan oleh para pegawai bank. Selain terus menerus mengajak orang lain berbuat dosa, penghasilan yang mereka dapatkan juga merupakan harta haram dari hasil riba, dimana satu dirham yang dimakan justru dosanya setara dengan 36x berzina.
*PSK*
Meski seorang PSK sama-sama profesi yang dilarang dalam agama. Namun, pelakunya tidak pernah diancam perang oleh Allah dan Rosulnya.
Selain itu, kerusakan yang ditimbulkan juga tidak seperti para pegawai bank, karena hanya merusak para kaum laki-laki. Berbeda dengan pegawai bank, yang merusak kaum laki-laki dan perempuan, tua maupun muda banyak yang akhirnya terjerat dengan dosa riba.
Seorang PSK juga akan lebih mudah bertaubat dari pada pegawai bank. PSK lebih cenderung menyadari kesalahan yang telah ia lakukan, dari pada seoarang pegawai bank yang jutru tidak pernah merasa berdosa menjalani profesi tersebut.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa pegawai bank itu memang mulia dihadapan manusia, namun lebih hina dihadapan Allah.
Sedangkan bagi seoarang PSK, meski profesinya lebih hina dimata manusia, namun setidaknya ia masih lebih baik dari pada harus memakan uang dari hasil riba.
Penjelasan diatas hanya sebuah perbandingan saja. Kedua profesi tersebut sudah jelas keharamnya. Jadi, lebih baik tinggalkan profesi tersebut, dari pada Anda menyesal dikemudian hari.
Mohon Maaf Bila Penulsu Membandingkan Kedua Profesi tersebut.
Tidak ada unsur penghinaan yang ingin penulis lakukan, namun penulis hanya berusaha mengingatkan tentang haramanya menjadi seorang pegawai bank.

