Masa Berkumpul di Depan Kantor Bupati Banjarnegara
BANJARNEGARA- Massa yang mengatasnamakan dirinya LSM Gerakan Masyrarakat Bawah Indonesia (GMBI) melakukan unjuk rasa di depan kantor Bupati Banjarnegara pada Jumat (3/5/2019).
Mereka menuntut Bupati Bajarnegara Budhi Sarwono untuk mundur dari jabatanya, karena duganan kasus korupsi yang menjerat dirinya.
"Bupati diiduga sudah melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan DAK. Untuk itu, melalui DPRD kami meminta untuk melakukan hak angket untuk mendorong KPK memproses hal ini," ujar Toni S Hidayat di sela-sela aksinya di depan kantor Bupati Banjarnegara.
Sebelumnya, Toni sudah mengaku kalo LSM GMBI telah melaporkan tindak dugaan korupsi ini ke KPK. Namun, hingga hari ini belum ada tindakan dari KPK untuk memproses laporan tersebut.
"Kami juga sudah melaporkan ke KPK sekitar tiga bulan yang lalu. Tetapi sampai sekarang belum diproses," ujarnya.
Selain itu, ia menyebut selama menjabat menjadi Bupati Banjarnegara, Budi sarwono bersikap arogan. ia mencontohkan seperti saat melakukan rotasi jabatan di lingkungan Pemkab Banjarnegara.
" Selain itu, dalam janji politiknya, ia berjanji akan menyelesaikan sengeketa tanah di Desa Penaweran, Kecamatan Sigaluh, tetapi sampai sekarang hanya janji belaka," kata dia.
Ia juga mengatakan bahwa akan mengerahkan massa dari berbagai kota bila tuntutanya belum terpenuhi. Apalagi saat ini, massa tidak bertemu dengan Bupati Banjarnegara, Budi Sarwono.
" Bupati ternyata menghindar, tadi kami sudah ketemu dengan perwakilan Pemkab Banjarnegara, katanya sedang tugas dinas luar," tuturnya.

