Ilustrasi ibu menyusui
1. Posisi Menyusui
Tips menyusui yang paling utama agar Anda dan si buah hati merasa nyaman adalah memperhatikan posisi menyusui. Dilansir dari Livescience, menurut Debbie Pierce, seorang konsultan menyusui di Kaiser Permanente Colorado, para ibu dianjurkan untuk mencoba berbagai posisi menyusui untuk mencegah berbagai masalah yang dapat terjadi pada payudara saat menyusui berlangsung.
Terdapat beberapa posisi dasar menyusui yang dapat Anda coba, di antaranya posisi bersandar, cradle-hold (menimang bayi), cross-cradle hold, posisi tidur miring, dan berbagai posisi lainnya. Yang terpenting adalah Anda perlu memulainya dengan rasa nyaman terlebih dahulu. Sandarkan tubuh Anda pada bantal jika perlu agar Anda semakin nyaman sebelum mulai menyusui.
Secara perlahan, topang kepala bayi hingga sejajar dengan payudara Anda. Sejajarkan mulut bayi mendekati puting dan tempelkan bagian perut bayi ke perut Anda. Begitu posisinya sudah pas, arahkan areola payudara (daerah gelap di sekitar puting susu) Anda ke mulut bayi agar ia bisa menyusui dengan baik. Pastikan keseluruhan areola payudara Anda masuk hingga ke bagian belakang mulut bayi, sehingga lidah dan mulutnya dapat memijat kelenjar susu di payudara Anda.
Posisi terbaik menyusui adalah ketika bagian dagu dan ujung hidung bayi menyentuh payudara Anda. Bila bibir bayi mengarah ke luar saat menyusui, terlihat gerakan berirama di pipi dan rahang, dan terdapat suara menelan, maka dapat dipastikan bayi Anda menyusu dengan nyaman.
Beberapa ahli merekomendasikan agar Anda memancing bayi Anda untuk membuka mulutnya terlebih dahulu sebelum menyusui. Jadi, proses menyusui akan terasa alami tanpa harus memaksa bayi Anda untuk mulai menyusu. Caranya adalah dengan menggelitik bibir bawah bayi dengan puting susu Anda sampai mulut bayi terbuka lebar. Dengan demikian, Anda menjadi tahu apakah bayi Anda memang merasa haus atau tidak.
2. Perhatikan Waktu Yang Tepat Untuk Menyusui.
Tips menyusui yang kedua adalah pahami waktu-waktu si kecil ingin menyusu. Selama beberapa minggu pertama, sebagian besar bayi yang baru lahir akan rutin menyusui setiap dua hingga tiga jam. Pada waktu-waktu ini Anda bisa memperhatikan tanda-tanda awal si kecil merasa lapar dan ingin menyusui, seperti terlihat gelisah, ada gerakan mengisap, dan gerakan bibir.
Usahakan bayi Anda menyusui pada kedua payudara Anda secara bergantian. Biarkan bayi Anda menyusui dari sisi pertama payudara terlebih dahulu, sekitar 15 sampai 20 menit sampai payudara Anda terasa lebih lembut. Jika sudah dirasa cukup, sendawakan bayi secara perlahan untuk mengeluarkan gas di perutnya.
Setelah itu, coba tawarkan sisi payudara yang satunya. Bila si kecil masih lapar, maka ia akan kembali menyusu. Namun bila tidak, mulailah sesi menyusui selanjutnya dengan payudara kedua. Yang terpenting adalah ikuti kapanpun kemauan bayi untuk menyusu.
3. Rutin Memompa ASI.
Semakin sering Anda menyusui bayi Anda, maka semakin banyak pula ASI yang bisa Anda produksi. Dengan demikian, keluarnya ASI akan terasa semakin alami.
Meskipun Anda sudah rutin menyusui, ada saat-saat ketika Anda perlu memompa ASI keluar dari payudara Anda. Sebab bila tidak, ini bisa menyebabkan payudara bengkak atau kondisi ketika payudara terasa sangat penuh susu, besar, keras, berat, dan lembut. Ini sebabnya, ibu sering merasakan sakit di bagian payudaranya.
Anda bisa mencoba mengeluarkan ASI untuk meringankan ketidaknyamanan tersebut dengan memijatnya dengan tangan atau menggunakan pompa ASI. Ini berfungsi untuk mengurangi tekanan dan mempertahankan suplai ASI untuk si kecil.
Menurut Nancy Hurst, seorang konsultan laktasi bersertifikat di Texas, frekuensi pompa ASI tergantung pada alasan stimulasi payudara. Bila ini karena bayi tidak bisa menyusui secara langsung, maka ibu perlu memompa setidaknya 6 sampai 8 kali sehari selama 10 hari pertama pasca melahirkan. Jika pompa ASI dilakukan karena ibu sudah kembali bekerja, maka ibu perlu memperhatikan jadwal pompa ASI sesering mungkin untuk memenuhi kebutuhan ASI si kecil.
Baca Juga : Tips Menjalani Pola Hidup Sehat
4. Jaga Kebersihan dan Kesehatan Puting Payudara.
Tantangan terbesar yang kerap dialami oleh para ibu menyusui adalah puting lecet atau payudara bengkak. Jangan cemas dulu, hal ini wajar dan pasti bisa dilewati oleh para ibu menyusui.
Puting lecet biasanya disebabkan karena posisi menyusui yang tidak benar sehingga bayi mengisap atau menarik puting terlalu dalam dan membuat puting ibu lecet. Bila puting Anda lecet, coba oleskan sedikit salep lanolin pada puting payudara Anda setiap selesai menyusui. Hal ini bisa menenangkan puting susu yang pecah-pecah dan mempertahankan kelembapan puting payudara Anda. Dengan demikian, Anda dan si kecil dapat melewati proses menyusui yang nyaman sepanjang
5. Pijat Payudara Secara Lembut.
Memijat secara lembut pada bagian payudara akan membuat anda lebih relaks dan mampu menghindari lecet. Pijat secara rutin bagian payudara sebelum atau setelah anda memompa ASI untuk mendapat hasil yang baik. Selain itu, dengan rutin memijat payudara, ASI yang dihasilkan juga akan tercukupi.
6. Perbanyak Mengkonsumsi Air Putih.
Saat menyusui, tubuh anda akan membutuhkan banyak cairan. Untuk mencukupi cairan tersebut, rutinlah untuk mengkonsumsi air putih setiap harinya. Selain mampu menjaga kesehatan anda, mengkonsumsi air putih juga mampu melancarkan ASI pada payudara anda. Usahakan untuk mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas perhari, supaya kondisi tubuh anda tetap terjaga.
7. Jaga Pola Makan Anda.
Pola makan yang teratur sangat dianjurkan bagi ibu yang sedang menyusui. Biasakan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat agar ASI yang yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik bagi si kecil. Hindari pula makanan yang mengandung santan, makan yang pedas, serta makanan yang memilki aroma menyengat. Hal ini dilakukan supaya kandungan ASI yang akan dihasilkan baik untuk bayi anda.
8. Perbanyak Buah dan Sayur.
Rutinlah untuk mengkonsumsi buah dan sayur saat anda menyusui. Kandungan yang terdapat pada buah dan sayur mampu menjaga kesehatan anda, serta mampu mencukupi kandungan gizi bagi si kecil. Dengan mengkonsumsi buah dan sayur, kandungan ASI yang dihasilkan akan jauh lebih sehat bagi bayi Anda.
Nah, itulah beberapa tips yang harus anda perhatikan saat sedang menyusui.
Berikan perlindungan dan perawatan yang terbaik bagi si kecil, agar ia mampu tumbuh menjadi anak yang sehat dan kuat.
Baca Juga : Tips Ampuh Memiliki Keluarga Bahagia

