-->

Iklan

close
Banner iklan disini

Notification

×
close
Banner iklan disini
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Arsip Blog

Translate

Iklan

Salah Satu Korban Tewas Saat Demo Terkena Peluru Tajam

, Mei 24, 2019 WIB

Salah satu korban tewas saat demo terkena peluru tajam

PURBALINGGA- Kepolisian membenarkan satu korban meninggal dalam kerusuhan terkait Aksi 22 Mei akibat tertembak peluru tajam. Hal tersebut diketahui dari hasil autopsi yang sudah dilakukan terhadap jasad korban, ditemukan proyektil peluru tajam.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan saat ini proses autopsi masih dilakukan kepada lima korban tewas lainnya.

"Hanya satu yang dinyatakan meninggal terkena peluru tajam, yang lainnya masih dalam proses autopsi," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).

Dedi mengatakan proses autopsi dilakukan di RS Polri Kramat Jati dan RSCM. Sejauh ini autopsi masih berlangsung sehingga hasilnya belum dapat diketahui.

Empat jenazah diautopsi di RS Polri dan lainnya di RS berbeda," tuturnya.

Baca Juga : Ternyata inilah Penyebab WhatsApp, Facebook dan Instagram Error

Meski demikian, Dedi mengaku masih menyelidiki asal peluru tajam yang ditemukan di tubuh satu korban tersebut. Sebab dia mengatakan, personel kepolisian dan TNI tidak menggunakan senjata beramunisi peluru tajam dalam pengamanan sejak Selasa (21/5) hingga Kamis (23/5) dini hari.

Sekadar informasi polisi menangkap tiga orang yang membawa senjata api saat kerusuhan pecah di depan gedung Bawaslu 21-22 Mei 2019. Senjata api tersebut berjenis laras panjang dan pendek.

Pembawa Senpi di Aksi 22 Mei
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal M Iqbal mengatakan, tiga orang pembawa senjata api itu berasal dari kelompok berbeda dengan sejumlah orang dari kelompok Gerakan Reformis Islam (GARIS) yang telah ditetapkan tersangka perusuh.

"Kelompok yang bawa senjata ini kelompok yang lain lagi. Mereka ingin memancing kerusuhan sehingga terjadi kemarahan publik pada aparat keamanan," ujar Iqbal di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/5).

Baca Juga : Tujuh Pengedar Sabu Ditangkap Polres Purbalingga

Komentar

Tampilkan

  • Salah Satu Korban Tewas Saat Demo Terkena Peluru Tajam
  • 0