ilustrasi hacker
PURBALINGGA- Kabar mengenai server KPU yang dijebol oleh para hacker tersebar luas ke telinga masyarkata. Kabar ini tentu sontak membuat geger jagad dunia maya, khususnya pendukung Capres nomer urut 02 yang begitu heboh mendengar kabar ini.
Mengenai kabar server KPU yang di retas, Komisioner KPU Viryan Aziz pun akhirnya angkat bicara.
Dia mengatakan, memang ada upaya suatu pihak yang melakukan peretasan Server KPU, baik dari pihak dalam negri maupun luar negri, namun mengenai siapa pelakunya, Viryan enggan menyebutkanya secara spesifik.
Viryan juga menjelaskan bahwa sejauh ini serangan dari para Hacker masih bisa ditanganai oleh teman-teman yang mengurus IT kita (KPU), ujar Viryan saat dihubungi Kompas.com, kamis sore.
Mengenai kabar Server KPU yang di retas oleh hacker, pihaknya juga menghimbau masyrakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar saat ini.
Pihak KPU sendiri akan bekerja secara maksimal dan jujur dalam melakukan penghitungan suara Pemilu 2019.
Mengenai penetapan Hasil pemenang pilpres, KPU sendiri menggunakan sistem manual yang dihitung di TPS, dan Rapat berjenjang dari tinggkat kecamatan.
Mengenai metode data elektronik yang di gunakan KPU untuk melakukan penghitungan, itu hanya sebagai sarana KPU untuk mempermudah masyarakat mengakses dan mengawal hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh pihak KPU, bukan sebagai metode utama dalam menetapkan pemenang Pilpres.

