-->

Iklan

close
Banner iklan disini

Notification

×
close
Banner iklan disini
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Translate

Iklan

Mengenal Lebih Dekat Aktivitas Pertanian Di Desa Lamuk Kecamatan Kejobong

, Desember 07, 2019 WIB

Mengenai Lebih Dekat Aktivitas Pertanian di Desa Lamuk Kecamatan Kejobong

BRALINGDESA-Desa Lamuk berada di wilayah Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Desa yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kaligondang ini memiliki jumlah penduduk sebayak 3.890 jiwa, dengan jumlah rumah yang terdaftar sebanyak 1.023 rumah.

Mayoritas penduduk di Desa Lamuk sediri berprofesi sebagai petani, dimana padi merupakan hasil pertanian yang paling utama bagi masyarakat di Desa Lamuk. Tidak hanya itu, banyak sekali sayuran yang dihasilkan oleh warga Desa Lamuk, mulai dari bayam, daun kemangi, kacang panjang, timun, dan masih banyak sekali sayuran yang berhasil ditanam oleh warga Desa Lamuk.

Keseharian masyarakat Desa Lamuk ialah pergi ke sawah untuk melakukan aktivitas pertanian. Lahan yang digarap sendiri tersebar di wilayah kecamatan Kaligondang dan Kecamatan Bukateja.

Untuk menjual hasil pertanian, warga Desa Lamuk biasa menjualnya ke Pasar Klagung dan Pasar Bukateja. Kendala yang sering dihadapi oleh warga Desa Lamuk ialah belum adanya jembatan yang menghubungkan antara Desa Lamuk dengan Kecamatan Bukateja.

Untuk menjual hasil pertanian, warga Desa Lamuk harus menggunakan jalan alternatif yang berada di Desa Sokanegara yang bisa dikatakan cukup jauh, karena harus memutar sejauh 3 kilometer lebih, padahal jarak antara Desa Lamuk dengan Pasar Bukateja sendiri cukup dekat, hanya sekitar 1 Kilometer.

Sempat mencuat kabar dari tahun 2010,  bahwa akan ada pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Lamuk dengan Kecamatan Bukateja. Namun ternyata, kabar tersebut hanya angin lalu, karena nyatanya hingga menjelang tahun 2020, belum ada bukti nyata mengenai pembangunan jembatan tersebut.

Tidak hanya melulu masalah akses penyebrangan, adanya galian pasir di sungai Pekacangan yang melibatkan alat berat juga mempengaruhi aktivitas para petani di Desa Lamuk. Sungai Pekacangan yang biasanya dangkal dan bisa disebrangi oleh para petani, kini sudah tak bisa lagi, karena sungai yang  semakin dalam dengan arus yang kuat, sehingga sangat membahayakan petani yang akan menyebrang.

Warga Desa Lamuk sendiri sangat mengharapkan adanya pembangunan jembatan. Pasalnya, bila jembatan sudah dibangun, maka perekonomian bagi warga di Kecamatan Kejobong dan Kecamatan Bukateja akan sangat terbantu sekali.

Semoga saja, ditahan 2020 nanti ada bukti nyata mengenai rencana pembangunan jembatan Sungai Pekacangan, supaya warga desa Lamuk tidak hanya bermimpi memiliki akses penyebrangan ke Kecamatan Bukateja.

Komentar

Tampilkan

  • Mengenal Lebih Dekat Aktivitas Pertanian Di Desa Lamuk Kecamatan Kejobong
  • 0