-->

Iklan

close
Banner iklan disini

Notification

×
close
Banner iklan disini
Copyright © Best Viral Premium Blogger Templates

Arsip Blog

Translate

Iklan

Tak kuat Menanggung Derita Hidup, Warga Purbalingga Akhirnya Nekad Gantung Diri

, Juni 14, 2019 WIB

Tak Kuat Tanggung Derita, Warga Purbalingga Nekad Gantung diri

PURBALINGGA-Diduga tak kuat memendam permasalah hidup, Miardi (60), warga Bojongsari nekat bunuh diri. Dia mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, Rabu (12/6/2019) pagi.

Peristiwa tersebut akhirnya, dilaporkan pada Polsek setempat. Tak berselang lama, anggota Polsek mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, serta meminta keterangan sejumlah saksi. “Diketahui korban bernama Miadi, pertama kali ditemukan oleh saksi yang bernama Leboh, yang merupakan istrinya,” kata Kapolsek Bojongsari, AKP Imam Hidayat SH, kemarin (12/6).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan istri korban, saat pagi hari dirinya masih sempat berpamitan kepada korban. Dia pergi berjualan sekitar pukul 07.30 wib. Saat pulang ke rumah, Leboh merasa curiga.

Baca Juga : Konflik 24 Jam di Suriah Tewaskan 100 Orang

Karena mendapati pintu dan jendela rumah terkunci semuanya. Untuk masuk ke rumah, dia meminta menyuruh cucunya yang berusia 6 tahun, masuk melalui jendela. Selanjutnya, pintu utama bisa dibuka dan Lebon masuk. “Menurut keterangan, tidak ada obrolan sebelumnya yang mencurigakan,” ujarnya.

Setelah berhasil masuk rumah, istrinya menuju ke kamar tidur. Dia dikagetkan dengan penampakan suami dalam kondisi tergantung menggunakan kain sarung. Karena kaget dia teriak histeris, dan mengundang perhatian tetangga untuk datang.

Anggota Polsek Bojongsari yang datang, kemudian mengamankan TKP dengan memasang garis polisi. Selanjutnya bersama dengan Inavis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan dan olah TKP. Selain itu polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. “Hasil pemeriksaan dr. Siti Farhatun dari Puskesmas Bojongsari diperoleh keterangan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Dari kemaluan korban mengeluarkan cairan air mani dan lidah menjulur,” kata kapolsek.

AKP Imam Hidayat menambahkan, setelah selesai dilakukan pemeriksaan baik oleh tim medis maupun Inavis Polres Purbalingga kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk di makamkan. Pemakaman rencananya dilaksanakan di pemakaman umum setempat.

Baca Juga : Gara-Gara Gadaikan Istri Jadi Penyebab Pembunuhan Salah Sasaran
Komentar

Tampilkan

  • Tak kuat Menanggung Derita Hidup, Warga Purbalingga Akhirnya Nekad Gantung Diri
  • 0